Larangan Jual Beli Khamar, Bangkai, Babi, dan Berhala

ismail  

Imam Muhammad bin ‘Ali Asy-Syaukani rahimahullah (wafat 1250 H) di dalam kitab Ad-Darari Al-Mudhiyyah berkata,

وَأَمَّا كَوۡنُهُ لَا يَجُوزُ بَيۡعُ الۡخَمۡرِ وَالۡمَيۡتَةِ وَالۡخِنۡزِيرِ وَالۡأَصۡنَامِ، فَلِحَدِيثِ جَابِرٍ فِي الصَّحِيحَيۡنِ وَغَيۡرِهِمَا أَنَّهُ سَمِعَ النَّبِيَّ ﷺ يَقُولُ: (إِنَّ اللهَ حَرَّمَ بَيۡعَ الۡخَمۡرِ وَالۡمَيۡتَةِ وَالۡخِنۡزِيرِ وَالۡأَصۡنَامِ).

Adapun tidak bolehnya jual beli khamar, bangkai, babi, dan berhala adalah berdasarkan hadis Jabir di dalam dua kitab Shahih dan selainnya, bahwa beliau mendengar Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya Allah telah mengharamkan jual beli khamar, bangkai, babi, dan berhala.”[1]


[1] HR. Al-Bukhari nomor 2236, Muslim nomor 1581, Abu Dawud nomor 3486, At-Tirmidzi nomor 1297, An-Nasa`i nomor 4669, Ibnu Majah nomor 2167, dan Ahmad.

Be the first to leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.