Dalil Meletakkan Kedua Tangan di atas Dada setelah Rukuk

ismail  

Syekh ‘Abdul ‘Aziz bin Baz—rahimahullah—(1330 – 1420 H) دليل وضع اليدين على الصدر بعد الركوع السؤال:يسأل ويقول: هل هناك دليل شرعي على وضع اليدين على الصدر بعد القيام من الركوع؟ Pertanyaan: Ada yang bertanya: Apakah di sana ada dalil dari syariat ini yang menunjukkan meletakkan…
Continue reading Dalil Meletakkan Kedua Tangan di atas Dada setelah Rukuk

Hukum Imam Salat Penderita Salas Al-Baul (Inkontinensia)

ismail  

Syekh ‘Abdul ‘Aziz bin Baz—rahimahullah—(1330 – 1420 H) حكم إمامة من به سلس البول السؤال:يقول يا سماحة الشيخ: حفظكم الله، من به سلس بول هل يجوز أن يكون إماماً في الصلاة؟ Pertanyaan:Wahai syekh yang mulia, semoga Allah menjaga Anda, apakah orang yang menderita salas al-baul…
Continue reading Hukum Imam Salat Penderita Salas Al-Baul (Inkontinensia)

Berbakti kepada Kedua Orang Tua Semasa Hidup dan Setelah Meninggal

ismail  

Syekh ‘Abdul ‘Aziz bin Baz—rahimahullah—(1330 – 1420 H) Pertanyaan: Saya berharap penjelasan tentang berbakti kepada kedua orang tua semasa hidup dan sepeninggal mereka. Jawaban: Berbakti kepada kedua orang tua termasuk kewajiban yang terpenting. Allah telah memerintahkannya di dalam kitab-Nya yang mulia dalam banyak ayat. Di…
Continue reading Berbakti kepada Kedua Orang Tua Semasa Hidup dan Setelah Meninggal

Urgensi Tawakal dan Mengupayakan Sebab

ismail  

Syekh ‘Abdul ‘Aziz bin Baz—rahimahullah—(1330 – 1420 H) Pertanyaan: Si penanya berkata: Diskusi terjadi seputar permasalahan tawakal dan mengusahakan sebab. Juga tawakalnya sebagian orang saleh, seperti tawakalnya Maryam, yang buah-buahan musim panas datang padanya di musim dingin dan sebaliknya, padahal dia tidak melakukan sebab dan…
Continue reading Urgensi Tawakal dan Mengupayakan Sebab

Wajibnya Berbakti kepada Kedua Orang Tua

ismail  

Syekh ‘Abdul ‘Aziz bin Baz—rahimahullah—(1330 – 1420 H) السؤال:سماحة الشيخ! يشكو كثير من الآباء والأمهات من عقوق أولادهم هل من توجيه مبارك؟ Pertanyaan: Wahai syekh yang mulia, banyak ayah dan ibu yang mengeluhkan sikap durhaka dari anak-anak mereka. Apa ada arahan yang semoga diberkahi? الجواب:نعم.…
Continue reading Wajibnya Berbakti kepada Kedua Orang Tua

Hukum Perayaan Isra Mikraj

ismail  

هل صح شيء في ليلة الإسراء والاحتفال بها؟ Apakah hadis tentang waktu terjadinya malam Isra dan perayaannya adalah sahih? إنَّ ليلة السابع والعشرين من رجب هي ليلة الإسراء كما يقول بعضُهم، ولكن بعض إخواننا في الله أنكر ذلك، فما رأي فضيلتكم في هذا جزاكم الله…
Continue reading Hukum Perayaan Isra Mikraj

Wajibnya Kembali kepada Allah dan Merendahkan Diri kepada-Nya ketika Ditimpa Berbagai Musibah

ismail  

Dari ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdullah bin Baz kepada siapa saja yang membaca dari kaum muslimin. Semoga Allah memberi taufik kepadaku dan kepada kalian untuk mengingat, mengambil pelajaran, dan menerima nasihat dengan takdir-takdir yang terjadi, serta bersegera untuk bertobat yang tulus dari segala dosa dan kesalahan.…
Continue reading Wajibnya Kembali kepada Allah dan Merendahkan Diri kepada-Nya ketika Ditimpa Berbagai Musibah

Silsilah Syarh Ar-Rasa`il li Syaikh Al-Islam Muhammad bin ‘Abdil Wahhab

ismail  

الحمد لله بنعمته تتم الصالحات Berikut ini adalah terjemahan syarah Syekh Shalih bin Fauzan bin ‘Abdullah Al-Fauzan–hafizhahullah–terhadap risalah-risalah Syekh Muhammad bin ‘Abdul Wahhab–rahimahullah–: Al-Ushul As-Sittah Sittah Mawadhi’ min As-Sirah Tafsir Kalimat At-Tauhid Ba’dh Fawa`id Surah Al-Fatihah Nawaqidh Al-Islam Al-Jami’ li ‘Ibadatillahi Wahdah Ma’na Ath-Thaghut Al-Qawa’id…
Continue reading Silsilah Syarh Ar-Rasa`il li Syaikh Al-Islam Muhammad bin ‘Abdil Wahhab

Pembatal Keislaman

ismail  

﷽ قَالَ الشَّيۡخُ الۡإِمَامُ مُحَمَّدُ بۡنُ عَبۡدِ الۡوَهَّابِ -رَحِمَهُ اللهُ تَعَالَى-: اعۡلَمۡ أَنَّ نَوَاقِضَ الۡإِسۡلَامِ عَشَرَةُ نَوَاقِضَ: Syekh Imam Muhammad bin ‘Abdul Wahhab—rahimahullah ta’ala—berkata: Ketahuilah! Sesungguhnya pembatal keislaman ada sepuluh. الۡأَوَّلُ: الشِّرۡكُ فِي عِبَادَةِ اللهِ تَعَالَی. قَالَ اللهُ تَعَالَى: ﴿إِنَّ ٱللَّهَ لَا يَغۡفِرُ أَن يُشۡرَكَ…
Continue reading Pembatal Keislaman

Tafsir Kalimat Tauhid

ismail  

﷽ سُئِلَ الشَّيۡخُ مُحَمَّدُ بۡنُ عَبۡدِ الۡوَهَّابِ -رَحِمَهُ اللهُ تَعَالَى- عَنۡ مَعۡنَی (لَا إِلَٰهَ إِلَّا اللهُ)، فَأَجَابَ بِقَوۡلِهِ: اعۡلَمۡ رَحِمَكَ اللهُ تَعَالَى أَنَّ هَٰذِهِ الۡكَلِمَةَ هِيَ الۡفَارِقَةُ بَیۡنَ الۡكُفۡرِ وَالۡإِسۡلَامِ. Syekh Muhammad bin ‘Abdul Wahhab—rahimahullahu ta’ala—ditanya tentang makna kalimat “laa ilaaha illallaah”. Beliau menjawab dengan…
Continue reading Tafsir Kalimat Tauhid