مَا جَاءَ فِي سَلَامِ الۡجَمَاعَةِ وَرَدِّهِمۡ
٨ – عَنۡ عَلِيٍّ رَضِيَ اللهُ عَنۡهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ ﷺ: (يُجۡزِئُ عَنِ الۡجَمَاعَةِ إِذَا مَرُّوا أَنۡ يُسَلِّمَ أَحَدُهُمۡ، وَيُجۡزِئُ عَنِ الۡجَمَاعَةِ أَنۡ يَرُدَّ أَحَدُهُمۡ). رَوَاهُ أَحۡمَدُ، وَالۡبَيۡهَقِيُّ.
8. Dari ‘Ali—radhiyallahu ‘anhu—, ia berkata: Rasulullah—shallallahu ‘alaihi wa sallam—bersabda, “Sudah cukup bagi sekelompok orang jika mereka lewat untuk salah seorang dari mereka mengucapkan salam dan sudah cukup bagi sekelompok orang (yang diberi salam) untuk salah seorang dari mereka menjawabnya.”1 Diriwayatkan oleh Abu Dawud dalam Kitab Al-Adab, Bab riwayat mengenai satu orang yang mewakili kelompok dalam menjawab salam, nomor 5210, dan Al-Baihaqi (9/49). Syekh Al-Albani—rahimahullah—menyatakannya hasan dengan penguat-penguatnya dalam Irwa` Al-Ghalil nomor 778 dan dalam Silsilah Al-Ahadits Ash-Shahihah nomor 1148 dan 1412.
* Syekh ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdullah bin Baz—rahimahullah—berkata dalam catatannya terhadap Bulugh Al-Maram halaman 775 mengenai hadis ini, “Aku tidak menemukannya dalam Musnad Ahmad rahimahullah. Hadis ini diriwayatkan oleh Abu Dawud nomor 5210 dan Al-Baihaqi (9/48). Dalam sanadnya terdapat Sa’id bin Khalid Al-Khuza’i dan dia daif sebagaimana dalam At-Taqrib (2306) dan Tahdzib At-Tahdzib (4/21). Dengan demikian diketahuilah kekeliruan penulis—rahimahullah—dalam menyandarkannya kepada Ahmad. Dan Allah-lah pemberi taufik.” (HR Ahmad dan Al-Baihaqi).
الشَّرۡحُ
Syarah
مَعۡنَى الۡحَدِيثِ أَنَّهُ إِذَا سَلَّمَ وَاحِدٌ مِنَ الۡجَمَاعَةِ كَفَى، الۡبَدَاءَةُ بِالسَّلَامِ سُنَّةُ كِفَايَةٍ، إِذَا سَلَّمَ بَعۡضُهُمۡ، وَلَوۡ وَاحِدًا مِنۡهُمۡ يَكۡفِي، وَكَذٰلِكَ الرَّدُّ إِذَا رَدَّ وَاحِدٌ مِنَ الۡجَمَاعَةِ، فَهٰذَا فَرۡضُ كِفَايَةٍ، إِذَا سَلَّمَ وَاحِدٌ مِنَ الۡكَثِيرِينَ كَفَى عَنِ الۡبَاقِينَ.
Makna hadis ini adalah apabila salah seorang dari sekelompok orang telah mengucapkan salam, maka itu sudah mencukupi. Memulai salam adalah sunah kifayah; jika sebagian dari mereka mengucapkan salam, meskipun hanya satu orang, itu sudah cukup. Demikian pula dalam menjawab salam, jika satu orang dari kelompok tersebut menjawab, maka ini adalah fardu kifayah; jika satu orang dari banyak orang telah menjawab, maka itu sudah mencukupi bagi yang lainnya.
Sumber: Ithaf Al-Kiram bi Syarh Kitab Al-Jami’ fi Al-Akhlaq wa Al-Adab min Bulugh Al-Maram syarah Syekh Doktor Shalih bin Fauzan bin ‘Abdullah Al-Fauzan hafizhahullah
Be the first to leave a comment