Hukum Menempelkan Telapak Kaki dengan Telapak Kaki ketika Merapatkan Saf dalam Salat

ismail  

حكم إلصاق القدم بالقدم عند المصافة في الصلاة

🎙 Syekh ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdullah bin Baz (wafat 1420 H) rahimahullah

السؤال:

هل من تسوية الصفوف في الصلاة أن يلصق المصلي قدمه بقدم من بجواره؟

Pertanyaan: Apakah termasuk merapatkan saf dalam salat jika seorang makmum menempelkan telapak kakinya dengan telapak kaki orang yang berada di sampingnya?

الجواب:

نعم، لا بد أن يسدوا الخلل، قال الصحابة: كان أحدنا يلصق قدمه بقدم صاحبه فالسنة إلصاق القدم بالقدم حتى لا تبقى فرجة، لكن من دون أذى لا يؤذي جاره، لكن يلصق قدمه بقدمه حتى لا يكون بينهم فرج.

Jawaban:

Ya, mereka wajib menutup celah di dalam saf. Para sahabat berkata: “Salah seorang dari kami dahulu merapatkan telapak kakinya dengan telapak kaki temannya.”

Oleh karena itu, sunah hukumnya merapatkan telapak kaki dengan telapak kaki sampai menempel sehingga tidak tersisa celah, akan tetapi dilakukan tanpa menyakiti dan tanpa mengganggu orang di sebelahnya. Seseorang merapatkan telapak kakinya dengan telapak kaki orang di sebelahnya agar tidak ada celah di antara mereka.

المقدم: حفظكم الله.

Pewara: Semoga Allah menjaga Anda.

Sumber fatwa: Situs resmi Syekh Ibnu Baz.

Loading

Be the first to leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *