Hukum Meminta Pembacaan Al-Fatihah Setelah Salat Fardu dengan Niat Kesembuhan

ismail  

حكم طلب قراءة الفاتحة عقب الفريضة بنية الشفاء

🎙️ Syekh ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdullah bin Baz (wafat 1420 H) rahimahullah

السؤال:

Pertanyaan:

يقول السائل: ما حكم من يقول بعد الصلاة: الفاتحة، بنية الشفاء لطالب الشفاء؟

Penanya berkata: Apa hukum orang yang mengucapkan setelah salat: “Al-Fatihah,” dengan niat kesembuhan bagi orang yang memohon kesembuhan?

الجواب:

Jawaban:

هذا بدعة لا أصل له، هذا بدعة، وإنما المشروع يقرأ على المريض إذا قرأ عليه الفاتحة أو غيرها لا بأس، أما يقول: الفاتحة وبس هذا بدعة. نعم.

Ini adalah bidah yang tidak ada landasannya. Ini adalah bidah. Yang disyariatkan hanyalah membacakannya kepada orang yang sakit. Apabila ia membacakan Al-Fatihah atau surah lainnya kepadanya, maka tidak mengapa. Adapun sekadar mengucapkan: “Al-Fatihah,” saja, ini adalah bidah. Naam.

Sumber fatwa: Situs resmi Syekh Ibnu Baz.

Loading

Be the first to leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *