Nasihat dalam Menggunakan Media Sosial

ismail  

🎙 Syekh Shalih bin Fauzan Al-Fauzan hafizhahullah

“6139- السائل من المنطقة الجنوبية يقول: أتمنى من فضيلة الشيخ أن يُوجِّه كلمة لإخواننا وأخواتنا حيث تعددت وسائل الاتصالات في زماننا هذا هؤلاء الناس يقضون ساعات طويلة على الإنترنت فيُضيِّعُون الفرائض ورُبما يستخدمونه بطريقة خاطئة نرجو منكم التوجيه في ذلك مأجورين!

Penanya dari wilayah selatan berkata: Aku berharap untaian kalimat dari Syekh yang mulia sebagai arahan untuk saudara-saudara kami baik pria maupun wanita. Keadaan di zaman kita ini banyak didapati media komunikasi. Orang-orang banyak menghabiskan waktu lama dengan berselancar di internet. Mereka menyia-nyiakan berbagai kewajiban dan terkadang mereka menggunakannya di jalan yang salah. Kami berharap arahan dari Anda dalam hal itu. Semoga Anda diberi pahala.

الجواب: الجواب: لا شك أنَّ هذه الوسائل التي جدّت وسائل الاتصالات ووسائل البث ووسائل الإعلام المسموعة والمرئية والمكتوبة أن فيها خيرًا وفيها شرّاً وشرها أكثر من خيرها؛ 

Jawaban:

Tidak diragukan bahwa munculnya media-media komunikasi, media kirim pesan, dan media informasi baik audio, visual, atau tulisan mengandung sisi baik dan sisi buruk. Namun sisi buruknya lebih banyak daripada sisi baiknya.

لأنها يستغلها الأشرار ودعاة الضلال فخطرها عظيم! فعلى المسلم أن يحذر منها وألا يفني وقته في متابعتها وأن يحذر من شرها وما يبث فيها بأنها وسائل فتنة وتدمير في الغالب وإن كان فيها خير في بعضها فعلى المسلم أن يتحرى الخير ويستفيد منه، 

Karena media tersebut banyak disalahgunakan oleh orang-orang jahat dan para dai kesesatan sehingga bahaya mereka sangat besar. Seorang muslim harus waspada darinya dan jangan sampai menghabiskan waktunya untuk mengikutinya dan waspada dari kejelekannya dan apa yang tersebar di sana. Karena media ini acap kali menjadi media fitnah dan perusak meskipun isinya sebagian baik. Maka, seorang muslim harus berusaha memilih yang baik dan mengambil faedah darinya.

لكن يتجنب ما فيها من شرٍّ وما فيها من برامج خبيثة وبرامج سيئة يتجنبها ولا يستهلك وقته في متابعتها؛ لأن عليه واجبات وعليه مسئوليات فلا يستهلك وقته في متابعة هذا البث أو هذه القنوات؛ 

Namun dia harus menjauhi kejelekan isinya dan acara-acara yang kotor dan buruk. Dia harus menjauhinya dan jangan menghabiskan waktunya untuk mengikutinya karena dia punya kewajiban dan tanggung jawab. Jadi dia jangan menghabiskan waktunya untuk mengikuti tayangan atau saluran ini.

أولًا: لما فيها من الشرِّ الذي يؤثر في عقله وقلبه وإيمانه. وثانيًا: لما فيها من ضياع الوقت عن بقية الواجبات وأعظم ذلك الصلوات الخمس فلا يضيع المسلم وقته فيها؛ لأن عليه واجبات ومسئوليات أعظمها الصلوات الخمس في مواقيتها، 

Pertama: karena berisi keburukan yang akan berpengaruh kepada akal, hati, dan imannya.

Kedua: karena akan menyia-nyiakan waktu dari kewajiban-kewajiban. Yang paling besarnya adalah salat. Jadi janganlah seorang muslim menyia-nyiakan waktunya untuk ini karena dia memiliki kewajiban dan tanggung jawab. Yang terbesarnya adalah salat lima waktu pada waktunya.

ومن سهر على هذه الوسائل ومتابعتها سيعجز عن صلاة الفجر فينام عنها أو يؤخر عن وقتها أو يترك صلاة الجماعة وهذا نقص عظيم في دينه وتضييع للفريضة فعلى المسلم أن يتعقل في أموره وأن يحفظ وقته فيما يفيده وينفعه في دينه ودنياه.

Siapa saja yang bergadang dalam media ini dan mengikutinya, dia akan tidak mampu melaksanakan salat Subuh. Dia tertidur di waktu itu atau terlambat dari waktunya atau meninggalkan salat jemaah. Ini merupakan cacat besar dalam agamanya dan sikap penyia-nyiaan kewajiban. Seorang muslim harus pandai dalam urusannya dan menjaga waktunya dalam hal yang memberi faedah dan manfaat untuk dirinya dalam agama dan dunianya.

Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=H3AfEccu6ss

Be the first to leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *