Hukum Menghadap Kiblat pada Salat Sunah di Atas Kendaraan

ismail  

حُكْمُ اسْتِقْبَالِ الْقِبْلَةِ فِي النَّافِلَةِ عَلَى الرَّاحِلَةِ

🎙️ Syekh ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdullah bin Baz (wafat 1420 H) rahimahullah

السُّؤَالُ:

حَدِيثُ أَنَسٍ «أَنَّ رَسُولَ اللهِ ﷺ كَانَ إِذَا أَرَادَ أَنْ يَتَنَفَّلَ اسْتَقْبَلَ الْقِبْلَةَ وَكَبَّرَ ثُمَّ اتَّجَهَ حَيْثُ كَانَ وَجْهُهُ» هَلْ اسْتِقْبَالُ الْقِبْلَةِ لِلْوُجُوبِ، أَحْسَنَ اللهُ إِلَيْكَ؟

Pertanyaan:

Hadis Anas: “Bahwa Rasulullah ﷺ apabila ingin melaksanakan salat sunah, beliau menghadap kiblat dan bertakbir, kemudian menghadap ke arah mana saja kendaraannya menghadap.”1 (HR Abu Dawud nomor 1225). Apakah menghadap kiblat tersebut hukumnya wajib? Semoga Allah memberikan kebaikan kepada Anda.

الْجَوَابُ:

حَدِيثُ أَنَسٍ خَارِجَ الصَّحِيحَيْنِ، وَفِي الصَّحِيحَيْنِ مِنْ طُرُقٍ كَثِيرَةٍ: أَنَّهُ كَانَ ﷺ يُصَلِّي تِلْقَاءَ وَجْهِهِ فِي السَّفَرِ، لَكِنْ إِذَا فَعَلَ مَا دَلَّ عَلَيْهِ حَدِيثُ أَنَسٍ وَاسْتَقْبَلَ الْقِبْلَةَ عِنْدَ الْإِحْرَامِ يَكُونُ أَحْوَطَ، مِنْ بَابِ التَّحَرِّي لِلسُّنَّةِ وَمِنْ بَابِ الِاحْتِيَاطِ، وَإِلَّا فَالْأَحَادِيثُ الْأُخْرَى كُلُّهَا فِي الصَّحِيحَيْنِ مَا فِيهَا أَنَّهُ يَسْتَقْبِلُ الْقِبْلَةَ عِنْدَ الْإِحْرَامِ، فِيهِ أَنَّهُ يُصَلِّي حَيْثُ كَانَ وَجْهُهُ.

Jawaban:

Hadis Anas tersebut berada di luar dua kitab Shahih (Shahih Bukhari dan Muslim). Sementara di dalam dua kitab Shahih, terdapat banyak jalur riwayat bahwa beliau ﷺ melakukan salat (sunah) ke arah mana pun beliau menghadap saat sedang dalam perjalanan. Akan tetapi, jika seseorang melakukan tuntunan yang ditunjukkan oleh hadis Anas dengan menghadap kiblat saat takbiratulihram, maka hal itu lebih berhati-hati, sebagai bentuk upaya mengikuti sunah dan bentuk kehati-hatian. Jika tidak, maka hadis-hadis lainnya yang semuanya ada di dalam dua kitab Shahih tidak menyebutkan bahwa beliau menghadap kiblat saat takbiratulihram; di sana disebutkan bahwa beliau salat (sunah) ke arah mana pun wajahnya menghadap.

Sumber fatwa: Situs resmi Syekh Ibnu Baz.

Be the first to leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *