وَالۡإِسۡرَارُ بِالدُّعَاءِ أَفۡضَلُ، وَكَذٰلِكَ بِالدُّعَاءِ الۡمَأۡثُورِ، وَيَكُونُ بِتَأَدُّبٍ وَخُشُوعٍ وَحُضُورِ قَلۡبٍ وَرَغۡبَةٍ وَرَهۡبَةٍ، لِحَدِيثِ: (لَا يُسۡتَجَابُ الدُّعَاءُ مِنۡ قَلۡبٍ غَافِلٍ)، وَيَتَوَسَّلُ بِالۡأَسۡمَاءِ وَالصِّفَاتِ وَالتَّوۡحِيدِ، وَيَتَحَرَّى أَوۡقَاتِ الۡإِجَابَةِ، وَهِيَ ثُلُثُ اللَّيۡلِ الۡآخِرُ، وَبَيۡنَ الۡأَذَانِ وَالۡإِقَامَةِ، وَإِدۡبَارُ الصَّلَاةِ الۡمَكۡتُوبَةِ، وَآخِرُ سَاعَةٍ يَوۡمَ الۡجُمُعَةِ، وَيَنۡتَظِرُ الۡإِجَابَةَ وَلَا يَعۡجَلُ فَيَقُولُ: قَدۡ دَعَوۡتُ وَدَعَوۡتُ فَلَمۡ يُسۡتَجَبۡ لِي، وَلَا يُكۡرَهُ أَنۡ يَخُصَّ نَفۡسَهُ إِلَّا فِي دُعَاءٍ يُؤَمَّنُ عَلَيۡهِ، وَيُكۡرَهُ رَفۡعُ الصَّوۡتِ.
Melembutkan suara dalam berdoa lebih utama, demikian pula (lebih utama) dengan doa yang bersumber dari riwayat yang sahih. Hendaknya doa tersebut dilakukan dengan penuh adab, khusyuk, kehadiran hati, rasa harap, dan rasa takut, berdasarkan hadis: “Doa tidak akan dikabulkan dari hati yang lalai.”
Seseorang bertawasul dengan nama-nama Allah, sifat-sifat-Nya, dan ketauhidan, serta mencari waktu-waktu terkabulnya doa, yaitu sepertiga malam terakhir, antara azan dan ikamah, sehabis salat fardu, dan akhir waktu pada hari Jumat. Ia hendaknya menanti dikabulkannya doa dan tidak tergesa-gesa dengan mengatakan: “Aku telah berdoa dan terus berdoa, namun belum juga dikabulkan untukku.”
Tidak dimakruhkan mendoakan khusus untuk dirinya sendiri, kecuali dalam doa yang diamini (oleh orang lain), serta dimakruhkan meninggikan suara.
وَيُكۡرَهُ فِي الصَّلَاةِ الۡتِفَاتٌ يَسِيرٌ، وَرَفۡعُ بَصَرِهِ إِلَى السَّمَاءِ، وَصَلَاتُهُ إِلَى صُورَةٍ مَنۡصُوبَةٍ أَوۡ إِلَى وَجۡهِ آدَمِيٍّ، وَاسۡتِقۡبَالُ نَارٍ وَلَوۡ سِرَاجًا، وَافۡتِرَاشُ ذِرَاعَيۡهِ فِي السُّجُودِ، وَلَا يَدۡخُلُ فِيهَا وَهُوَ حَاقِنٌ أَوۡ حَاقِبٌ، أَوۡ بِحَضۡرَةِ طَعَامٍ يَشۡتَهِيهِ، بَلۡ يُؤَخِّرُهَا وَلَوۡ فَاتَتۡهُ الۡجَمَاعَةُ.
Hal-hal yang dimakruhkan di dalam salat: menoleh sedikit, mengangkat pandangannya ke langit, salat menghadap ke gambar yang ditegakkan atau ke wajah manusia, menghadap ke api meskipun itu hanya pelita, serta menghamparkan kedua lengannya saat bersujud. Dan seseorang tidak boleh memulai salat dalam keadaan menahan air seni atau menahan buang air besar, atau ketika di hadapannya ada makanan yang sangat ia inginkan; bahkan ia hendaknya menunda salatnya meskipun luput dari salat berjemaah.
وَيُكۡرَهُ مَسُّ الۡحَصَى، وَتَشۡبِيكُ أَصَابِعِهِ، وَاعۡتِمَادُهُ عَلَى يَدَيۡهِ فِي جُلُوسٍ، وَلَمۡسُ لِحۡيَتِهِ وَعَقۡصُ شَعۡرِهِ، وَكَفُّ ثَوۡبِهِ، وَإِنۡ تَثَاءَبَ كَظَمَ مَا اسۡتَطَاعَ، فَإِنۡ غَلَبَهُ وَضَعَ يَدَهُ فِي فَمِهِ، وَيُكۡرَهُ تَسۡوِيَةُ التُّرَابِ بِلَا عُذۡرٍ.
Dimakruhkan pula: meraba kerikil, menjalin jemari tangan (tasybik), bersandar pada kedua tangannya saat duduk, memegang jenggotnya, menggelung rambutnya, serta melipat ujung pakaiannya. Jika ia menguap, hendaknya ia menahannya semampu mungkin, lalu jika ia tidak kuasa menahannya, ia meletakkan tangannya di mulutnya. Dimakruhkan pula meratakan tanah tanpa uzur.
وَيَرُدُّ الۡمَارَّ بَيۡنَ يَدَيۡهِ، وَلَوۡ بِدَفۡعِهِ، آدَمِيًّا كَانَ الۡمَارُّ أَوۡ غَيۡرَهُ، فَرۡضًا كَانَتِ الصَّلَاةُ أَوۡ نَفۡلًا، فَإِنۡ أَبَى فَلَهُ قِتَالُهُ، وَلَوۡ مَشَى يَسِيرًا، وَيَحۡرُمُ الۡمُرُورُ بَيۡنَ الۡمُصَلِّي وَبَيۡنَ سُتۡرَتِهِ، وَبَيۡنَ يَدَيۡهِ إِنۡ لَمۡ يَكُنۡ لَهُ سُتۡرَةٌ.
Seseorang menolak orang yang lewat di hadapannya meskipun dengan mendorongnya, baik orang yang lewat itu manusia atau selainnya, sama saja apakah salatnya itu salat fardu maupun sunah. Jika orang tersebut tetap enggan berhenti, ia boleh memeranginya (mencegahnya dengan keras) meskipun orang itu berjalan sedikit. Diharamkan lewat di antara orang yang salat dan pembatasnya (sutrah), atau lewat di depannya jika ia tidak memiliki sutrah.
وَلَهُ قَتۡلُ حَيَّةٍ، وَعَقۡرَبٍ وَقَمۡلَةٍ، وَتَعۡدِيلُ ثَوۡبٍ وَعَمَامَةٍ، وَحَمۡلُ شَيۡءٍ وَوَضۡعُهُ، وَلَهُ إِشَارَةٌ بِيَدٍ وَوَجۡهٍ وَعَيۡنٍ لِحَاجَةٍ.
Diperbolehkan baginya: membunuh ular, kalajengking, dan kutu; merapikan pakaian dan serban; serta mengangkat sesuatu dan meletakkannya. Ia juga dibolehkan memberikan isyarat dengan tangan, wajah, dan mata karena suatu keperluan.
![]()