Apa Patokan Tamyiz pada Anak Usia Tujuh Tahun?

ismail  

ما ضابط التمييز عند الطفل في سن السابعة؟

Syekh ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdullah bin Baz (wafat 1420 H) rahimahullah

السؤال:هل الأمر مناط بالتَّمييز؟

Pertanyaan: Apakah perintah (taklif) tergantung pada kemampuan membedakan (tamyiz)?

الجواب:

Jawaban:

نعم، التَّمييز سبع سنين، هذا وصف أغلبي للتَّمييز، وقد يكون ابن سبع وابن ثمانٍ ولا يفهم، بعض الناس كذا، وبعض الناس نابغة، صغير ابن أربع أو خمس سنين وهو يفهم، الأكثر من الناس أهل السبع.

Ya, tamyiz biasanya terjadi pada usia tujuh tahun. Ini adalah sifat keumuman untuk tamyiz. Namun, ada anak yang berusia tujuh atau delapan tahun yang belum memahami, karena setiap anak berbeda-beda. Ada juga anak yang genius, yang berusia empat atau lima tahun sudah memahami. Kebanyakan anak mencapai tamyiz pada usia tujuh tahun.

ولهذا احتجَّ العلماء بمَن حفظ: كمحمود بن الربيع، عقل مجَّةً مجَّها النبيُّ ﷺ في فمه وهو ابن أربع سنين أو خمس سنين، عقلها وضبطها ورواها بعد الكِبَر.

Oleh karena itu, para ulama berhujah dengan anak yang memiliki ingatan baik, seperti Mahmud bin Ar-Rabi’, yang mengingat peristiwa semprotan air dari mulut Nabi ﷺ ketika dia berusia empat atau lima tahun, yang dia hafal dan kemudian dia riwayatkan ketika dewasa.

وكثير من الصِّغار يحفظون أشياء وقعت لهم وهم في الخمس والستّ سنين، ويحفظونها ويروونها بعد كِبَرهم.1شرح كتاب التبصير في معالم الدين للطبري

Banyak anak kecil yang menghafal kejadian-kejadian yang dialaminya pada usia lima atau enam tahun, dan kemudian meriwayatkannya ketika dewasa.2Syarah Kitab At-Tabshir fi Ma’alim Ad-Din karya Ath-Thabari

Sumber fatwa: Situs resmi Syekh Ibnu Baz.

Be the first to leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *