Larangan jual beli perasan buah untuk dibuat khamar

Larangan jual beli perasan buah untuk dibuat khamar

7 Agustus 2019
/ / /

Al-Imam Muhammad bin ‘Ali Asy-Syaukani rahimahullah dalam Ad-Dararil Mudhiyyah berkata,

وَأَمَّا بَيۡعُ الۡعَصِيرِ إِلَى مَنۡ يَتَّخِذُهُ خَمۡرًا؛ فَلِحَدِيثِ: (لَعَنَ اللهُ بَائِعَ الۡخَمۡرِ وَشَارِبَهَا وَمُشۡتَرِيَهَا وَعَاصِرَهَا) أَخۡرَجَهُ التِّرۡمِذِيُّ، وَابۡنُ مَاجَة، وَرِجَالُهُ ثِقَاتٌ مِنۡ حَدِيثِ أَنَسٍ. وَأَخۡرَجَ نَحۡوَهُ أَحۡمَدُ، وَابۡنُ مَاجَة، وَأَبُو دَاوُدَ، وَفِي إِسۡنَادِهِ عَبۡدُ الرَّحۡمَٰنِ بۡنُ عَبۡدِ اللهِ الۡغَافِقِيُّ؛ وَقَدۡ قِيلَ إِنَّهُ غَيۡرُ مَعۡرُوفٍ؛ وَقِيلَ: إِنَّهُ مَعۡرُوفٌ وَهُوَ مِنۡ أُمَرَاءِ الۡأَنۡدَلُسِ؛ وَصَحَّحَ الۡحَدِيثَ ابۡنُ السَّكَنِ. وَأَخۡرَجَ الطَّبَرَانِيُّ فِي الۡأَوۡسَطِ عَنۡ بُرَيۡدَةَ مَرۡفُوعًا: (مَنۡ حَبَسَ الۡعِنَبَ أَيَّامَ الۡقِطَافِ حَتَّى يَبِيعَهُ مِنۡ يَهُودِيٍّ أَوۡ نَصۡرَانِيٍّ أَوۡ مِمَّنۡ يَتَّخِذُهُ خَمۡرًا فَقَدۡ تَقَحَّمَ النَّارَ عَلَى بَصِيرَةٍ). وَإِسۡنَادُهُ حَسَنٌ؛ وَفِي الۡبَابِ أَحَادِيثُ.

Adapun larangan jual beli perasan buah kepada orang yang menjadikannya sebagai khamar adalah berdasar hadis, “Allah melaknat orang yang menjual khamar, peminumnya, pembelinya, dan pemerasnya.”[1] Diriwayatkan oleh At-Tirmidzi dan Ibnu Majah. Para rawinya adalah orang-orang yang tepercaya, dari hadis Anas.

Diriwayatkan hadis semisal itu oleh Ahmad, Ibnu Majah[2], dan Abu Dawud[3]. Di dalam sanadnya ada ‘Abdurrahman bin ‘Abdullah Al-Ghafiqi. Ada yang berkata bahwa dia tidak dikenal. Namun ada yang berkata bahwa dia dikenal dan dia termasuk pemimpin Al-Andalus. Ibnu As-Sakan menilai hadis itu sahih.

Ath-Thabarani juga meriwayatkan di dalam Al-Ausath, dari Buraidah secara marfuk, “Siapa saja yang menahan buah anggur pada hari-hari panen sehingga dia menjualnya kepada orang Yahudi, Nasrani, atau orang yang menjadikannya sebagai khamar, maka sungguh dia menerjang masuk ke dalam neraka dalam keadaan mengetahui.” Sanadnya hasan. Di dalam bab ini ada beberapa hadis.


[1] HR. At-Tirmidzi nomor 1295, dan Ibnu Majah nomor 3381.

[2] Nomor 3380.

[3] Nomor 3674.

Post a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*